Tak Kenal Maka Tak Sayang... Semoga dengan adanya blog ini kamu2 yang butuh informasi tentang Teknologi dapat terbantu. Semoga Blog ini dapat semakin bermanfaat. liriku.blogspot.com

07 Januari 2008

Mulai Sekarang Hati-hati

Gawat neh. Jaman internet yang semakin maju ternyata jg berdampak negatif. banyaknya cyber crime yang terjadi sebagai suatu sinyal. Jika dulu teman adalah sumber informasi paling diandalkan untuk menggali informasi hal-hal pribadi tentang seseorang, kini sudah tidak lagi. Sekitar setengah dari seluruh populasi pengguna internet pernah ‘menyelidiki’ orang yang mereka kenal melalui mesin pencari, demikian menurut sebuah survey yang dirilis minggu lalu (18/12) di San Fransisco Chronicle. 36% diantaranya mengaku menggunakan mesin pencari untuk menemukan kembali orang-orang terdekat yang telah lama kehilangan kontak dan 9% mengaku memanfaatkan mesin pencari untuk menggali informasi tentang teman kencannya. Pada saat yang sama, 60% mengaku justru lebih tertarik mencari informasi tentang dirinya sendiri untuk mengetahui seberapa banyak data pribadinya yang tersebar di internet secara tak terkendali.


Hasil temuan yang dipublikasikan oleh Pew Internet & American Life Project merefleksikan betapa saat ini manusia telah berbagi informasi pribadi tanpa batas, terlebih didukung oleh Web 2.0 seperti situs YouTube, Flickr, Facebook dan MySpace yang mendorong semua orang untuk memasang berbagai properti pribadi secara online seperti video, foto, serta data pribadi mulai dari film favorit hingga nomer ponsel.
Meningkatnya jumlah informasi personal yang dipublikasikan secara online menggugah keprihatinan kalangan praktisi hukum yang mengkhawatirkan penyalahgunaan data-data tersebut oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab. Secara nyata kecaman tersebut mereka tunjukkan dengan ‘mengutuk’ aplikasi iklan Facebook yang menampilkan catatan pembelian online para anggotanya sehingga dapat diketahui oleh semua netter dalam jaringan pertemanan online mereka. Menanggapi kecaman tersebut, Mark Zuckerberg, CEO Facebook akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan memberikan keleluasaan bagi anggotanya untuk mematikan aplikasi tersebut secara permanen.
Tetapi hasil survet Pew justru melaporkan 61% diantara responden tidak mengkhawatirkan resiko publikasi data pribadi mereka di internet dan merasa nyaman-nyaman saja bila semua orang melihat data tersebut. Sementara 39% sisanya mengaku khawatir dan telah melakukan pembatasan data pribadi mereka di internet dengan hanya menampilkan beberapa data pribadi yang tidak penting, itupun terbatas hanya kepada teman-teman terdekat mereka.
Hasil survey juga menunjukkan perempuan lebih banyak mencari informasi tentang teman kencan dan teman yang baru mereka kenal dengan memanfaatkan mesin pencari dibanding pria. Sementara kaum pria justru memanfaatkan mesin pencari untuk menemukan kembali teman lama yang hilang kontak atau informasi tentang saingan mereka baik dalam bisnis maupun pergaulan.
Temuan lain yang cukup mengejutkan adalah, ternyata 11% dari calon ‘majikan’ menggali informasi calon anak buah atau mitra kerja mereka dengan memanfaatkan mesin pencari.

Tidak ada komentar:

© Copyright 2007 Jufri Sitompul | liriku.blogspot.com |